Sinergi Petugas dan Warga Padamkan Kebakaran Lahan Bambu di Mandiraja Pemalang

  • Bagikan
Oplus_131072
banner 468x60

PEMALANG, Liputan24times— Aksi cepat tanggap ditunjukkan oleh Babinsa Koramil 10/Moga, aparat kewilayahan, petugas pemadam kebakaran (damkar), dan warga setempat saat menanggulangi kebakaran lahan bambu di Dukuh Glempang RT 08/RW 04, Desa Mandiraja, Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Senin (21/9/2026).

​Insiden pertama kali diketahui sekitar pukul 11.30 WIB oleh seorang warga bernama Maliha (50). Ia melihat kepulan asap dan kobaran api mulai membakar area rumpun bambu milik Wahidin. Mengetahui bahaya yang mengancam, saksi langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak desa serta Pos Damkar Randudongkal, yang kemudian meneruskan informasi ke Babinsa Serka Ispirori.

​Menerima laporan warga, Serka Ispirori bersama Bhabinkamtibmas dan perangkat desa langsung bergegas ke lokasi. Sembari menunggu armada damkar tiba, warga dan petugas bahu-membahu melokalisasi api menggunakan peralatan seadanya agar tidak merambat ke pemukiman sekitar.

​Mobil Damkar Pos Randudongkal tiba di lokasi sekitar pukul 12.30 WIB. Pemadaman intensif pun dilakukan secara bergotong royong melibatkan gabungan personel Koramil, Polsek, Muspika Moga, hingga warga sekitar.

​Proses pemadaman membutuhkan kehati-hatian ekstra akibat vegetasi bambu dan tumpukan serasah kering yang sangat mudah terbakar. Petugas tidak hanya menyiramkan air, tetapi juga menyisir seluruh titik untuk memadamkan sisa-sisa bara api.

​Setelah berjuang hampir tiga jam, api akhirnya berhasil dipadamkan total sekitar pukul 14.15 WIB. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini. Luas pasti lahan yang hangus dan total kerugian materiil masih dalam tahap pendataan oleh petugas.

​Berdasarkan hasil penyelidikan awal di lapangan, kebakaran diduga berasal dari puntung rokok yang dibuang sembarangan. Namun, pemicu pasti kejadian ini masih terus didalami.

​Atas insiden tersebut, Babinsa Desa Mandiraja, Serka Ispirori, mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi kebakaran.​“Kami mengimbau masyarakat agar tidak meremehkan sumber api sekecil apa pun. Puntung rokok yang dibuang sembarangan bisa berdampak fatal, terutama di area yang penuh material kering. Jika melihat ada titik api, segera lapor agar bisa langsung ditangani,” tegas Serka Ispirori.

​Kesiapsiagaan dan sinergi lintas unsur dalam kejadian ini menjadi bukti pentingnya gotong royong serta respons cepat dalam menjaga keamanan dan keselamatan lingkungan dari ancaman bencana.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *