PEMALANG – Pemerintah Kabupaten Pemalang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) resmi memulai proyek rekonstruksi jalan di dua jalur strategis wilayah selatan, yakni ruas Belik–Watukumpul dan Gejos–Tlagasana. Langkah ini menjadi angin segar bagi masyarakat setempat yang telah menantikan akses transportasi yang lebih mumpuni.
Proyek yang dikategorikan sebagai “Rekonstruksi Ruas Jalan Paket 7” ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam percepatan pemerataan infrastruktur pada Tahun Anggaran 2026.
Dengan total nilai kontrak mencapai Rp 3.936.966.412, sumber dana pembangunan ini sepenuhnya ditopang oleh APBD Kabupaten Pemalang.
Strategi Dua Metode Perkerasan
Guna memastikan hasil yang optimal dan tahan lama, DPUPR menerapkan dua metode konstruksi yang berbeda sesuai dengan karakteristik geografis masing-masing lokasi:
Ruas Belik – Watukumpul: Menggunakan sistem pengaspalan dua lapis. Metode ini dipilih untuk meningkatkan kenyamanan berkendara serta memberikan daya tahan ekstra terhadap beban lalu lintas yang cukup padat di jalur tersebut.
Ruas Gejos – Tlagasana: Menggunakan perkerasan beton (rigid pavement). Langkah ini diambil untuk mengatasi kondisi tanah yang memerlukan stabilitas tinggi agar konstruksi jalan tetap kokoh dan tidak mudah bergelombang dalam jangka panjang.

Akselerasi Pengerjaan Siang dan Malam
Pantauan di lapangan menunjukkan progres yang signifikan. Pihak penyedia jasa, CV. Rekan Rukun Berkarya, terlihat memacu pengerjaan tidak hanya pada siang hari, tetapi juga berlanjut hingga malam hari.
Langkah lembur ini diambil guna mengejar target waktu pelaksanaan selama 120 hari kerja.
Proses pengerjaan terpantau berjalan sangat ketat di bawah pengawasan CV. Global Disain selaku konsultan pengawas. Penggunaan alat berat seperti asphalt finisher dan tenaga terampil dikerahkan secara maksimal untuk memastikan spesifikasi teknis tetap terjaga meski dalam ritme kerja yang cepat.

Dampak Strategis bagi Masyarakat
Perbaikan akses jalan ini diprediksi akan membawa dampak domino positif bagi warga di wilayah Watukumpul dan sekitarnya. Sektor ekonomi, pendidikan, hingga layanan kesehatan diharapkan menjadi lebih terjangkau berkat kondisi jalan yang mantap.
“Melalui pekerjaan ini, kami berharap mobilitas warga tidak lagi terhambat oleh kerusakan jalan, sehingga roda perekonomian di wilayah selatan Pemalang dapat berputar lebih cepat,” jelas pihak DPU PR.
Selama masa konstruksi berlangsung, para pengguna jalan diimbau untuk tetap berhati-hati dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi keamanan dan keselamatan bersama.



















