Liputan24Times — Meta mulai memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk mendeteksi usia asli pengguna di Instagram dan Facebook melalui analisis foto serta video.
Langkah ini menargetkan akun remaja yang mencoba menyamarkan usia dengan memakai tanggal lahir orang dewasa dikutip dari The Sun Sabtu, (9/5/2026).
Perusahaan induk Facebook dan Instagram itu kini memperkuat sistem verifikasi usia dengan teknologi analisis visual berbasis AI.
Sistem tersebut membantu Meta mengenali petunjuk usia pengguna yang tidak bisa dibaca hanya dari teks atau biodata akun.
Meta menjelaskan AI tidak memakai teknologi pengenalan wajah.
Sistem hanya menganalisis ciri visual umum seperti struktur wajah, tinggi badan, hingga karakteristik fisik tertentu untuk memperkirakan rentang usia pengguna.
Sebelumnya, Meta lebih dulu mengandalkan AI untuk membaca postingan, komentar, bio, caption, hingga aktivitas akun guna mencari tanda pengguna masih di bawah umur.
Kini perusahaan menambahkan pemindaian visual agar proses deteksi berjalan lebih akurat.
Jika sistem menemukan indikasi akun milik anak di bawah umur, Meta akan menonaktifkan akun sementara dan meminta pemiliknya menjalani verifikasi usia sebelum kembali mengakses platform.
Meta juga memastikan seluruh pengguna di bawah usia 18 tahun otomatis masuk ke kategori Teen Accounts.
Fitur ini membatasi interaksi dengan akun asing sekaligus menyaring konten sensitif yang muncul di beranda pengguna remaja.
Perusahaan mengklaim telah memasukkan ratusan juta akun Instagram, Facebook, dan Messenger ke dalam sistem Teen Accounts sejak pertama kali diluncurkan pada 2024.
Menariknya, AI Meta tetap dapat memindahkan akun ke kategori remaja meski pengguna mencantumkan tanggal lahir dewasa.
Sistem akan menilai pola aktivitas dan petunjuk visual untuk memastikan usia pengguna lebih akurat.
Saat ini Meta mulai memperluas teknologi pendeteksian usia ke 27 negara Uni Eropa dan Brasil untuk Instagram, serta Amerika Serikat untuk Facebook.
Ini menjadi pertama kalinya Meta menerapkan sistem tersebut di Facebook.
Perusahaan juga berencana memperluas fitur ini ke Inggris dan wilayah Uni Eropa pada Juni 2026 sebelum meluncurkannya secara global di Instagram dalam waktu dekat.
Selain itu, Meta turut menyederhanakan fitur pelaporan akun anak dan mempercepat proses peninjauan menggunakan model AI terbaru yang diklaim lebih cepat dibanding pemeriksaan manual.
Di sisi lain, Meta mulai mengirim notifikasi kepada orang tua di Amerika Serikat melalui Instagram dan Facebook. Notifikasi tersebut berisi panduan untuk memeriksa usia anak sekaligus edukasi mengenai pentingnya mencantumkan umur asli di platform digital.



















