banner 728x250

Perkuat Peradaban Bangsa, Santri Pemalang Diminta Jadi Garda Terdepan Penyebar Kebaikan

  • Bagikan
banner 468x60

PEMALANG Liputan24times– Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025 di Kabupaten Pemalang dijadikan momentum untuk mendorong peran santri dalam pembangunan peradaban dan peningkatan kualitas masyarakat. Seminar HSN Kabupaten Pemalang Tahun 2025 resmi dibuka oleh Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, di Ruang Pandawa Hotel Winner, Selasa (14/10/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Anom menekankan pentingnya peran santri sebagai agen perubahan yang membawa dampak positif, tidak hanya bagi lingkungan pesantren, tetapi juga bagi masyarakat luas.

Example 300x600

Bupati Anom berpesan kepada 140 peserta seminar—yang merupakan utusan dari 70 Pondok Pesantren se-Kabupaten Pemalangagar menjadi motor penggerak kebaikan dan kualitas hidup bermasyarakat.
“Mudah-mudahan kegiatan pagi ini bisa menjadi motivasi dalam rangka menjaga nilai-nilai keislaman serta nilai-nilai akhlak,” harap Bupati Anom.

Lebih lanjut, ia menyebut momentum HSN sebagai kesempatan emas bagi santri untuk membangun bangsa, menjaga ukhuwah (persaudaraan), dan memperkuat peran mereka dalam kehidupan bermasyarakat. Peran ini dinilai sangat krusial dalam upaya membangun peradaban, khususnya di Pemalang.

Bupati juga berharap seminar ini dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dengan kalangan pesantren. “Mari sama-sama mendukung perkembangan kehidupan bermasyarakat dan meningkatkan kesejahteraan untuk membangun peradaban, sehingga generasi ke depan menjadi cerdas dan berakhlak mulia,” ajaknya.

Sebelumnya, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra), Kholimin, melaporkan bahwa seminar ini secara spesifik bertujuan untuk, Menciptakan persaudaraan dan kebaikan (ukhuwah), Meningkatkan kualitas diri dan menguatkan mental spiritual, Menjaga kesehatan fisik dan lingkungan.
Membentuk kemandirian dan tanggung jawab, Menjauhi perilaku dan ucapan yang melanggar nilai agama.

Acara seminar ini turut dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra, Tutuko Raharjo, serta menghadirkan dua narasumber profesional dari Himpunan Psikolog Indonesia dan Perhimpunan Advokat Indonesia. Kehadiran narasumber dari bidang psikologi dan hukum menunjukkan fokus HSN Pemalang tidak hanya pada aspek spiritual, tetapi juga penguatan mental dan pemahaman hukum bagi santri.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *