Google Rombak Gemini Jadi AI Mandiri, Spark Bisa Kerjakan Tugas Tanpa Perintah Berulang

  • Bagikan
banner 468x60

Liputan24Times — Google memperkenalkan Gemini Spark dalam ajang Google I/O 2026 sebagai agen AI pribadi yang mampu bekerja secara mandiri selama 24 jam nonstop.

Teknologi ini mengubah Gemini dari sekadar chatbot menjadi asisten aktif yang bisa menjalankan berbagai tugas atas nama pengguna.

Example 300x600

Google membekali Spark dengan model AI Gemini 3.5 serta integrasi langsung ke layanan Google Workspace seperti Gmail, Docs, dan Slides.

Lewat dukungan tersebut, Spark dapat membantu pengguna menyusun agenda, merangkum percakapan e-mail panjang, hingga membuat laporan otomatis.

Pengguna juga bisa melatih Spark untuk menjalankan tugas berulang. Contohnya memantau tagihan kartu kredit mencurigakan setiap bulan atau membuat laporan rutin dari hasil rapat dan percakapan kerja.

Tak hanya itu, Spark mampu menangani beberapa tugas sekaligus dalam satu alur kerja. AI ini dapat membaca catatan rapat, menyusun dokumen di Google Docs, lalu menyiapkan draft e-mail untuk dikirim secara otomatis.

Google juga membuka dukungan integrasi dengan aplikasi pihak ketiga seperti Canva, Instagram, dan OpenTable. Perusahaan berjanji akan menambah lebih banyak layanan lain dalam waktu dekat.

Meski bekerja otomatis, Spark tetap meminta konfirmasi pengguna sebelum menjalankan tindakan penting seperti mengirim e-mail atau melakukan transaksi yang melibatkan biaya.

Google saat ini mulai menggulirkan Spark untuk penguji terbatas sebelum merilis versi beta ke pelanggan Google AI Ultra. Dalam beberapa bulan ke depan, Google juga akan membawa fitur ini ke aplikasi Gemini versi desktop.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *