Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Pemalang Gelar Doa Bersama

  • Bagikan
Oplus_131072
banner 468x60

PEMALANG – Dalam rangka memperingati Tahun 2026, Polres Pemalang mengikuti kegiatan Doa Bersama Lintas Agamamelalui zoom meeting di ruang PPKO Polres Pemalang dengan acara utama di Gedung Borobudur Polda Jawa Tengah. Kamis (25/6/2026).

Kegiatan doa bersama tersebut dipimpin oleh Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Pol. Dr. Latif Usman dengan menghadirkan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) serta tokoh lintas agama dari Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu sebagai simbol kuatnya toleransi dan persaudaraan di tengah keberagaman.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana, perwakilan Kodim 0711/Pemalang, perwakilan Kejaksaan Negeri Pemalang serta Ketua FKUB Pemalang.

Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan kuatnya sinergi lintas sektor dalam menjaga keamanan, kedamaian, dan persatuan bangsa.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda membacakan sambutan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Ribut Hari Wibowo yang menegaskan bahwa doa bersama lintas agama merupakan wujud rasa syukur sekaligus ikhtiar spiritual untuk memohon kelancaran atas seluruh rangkaian kegiatan peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

“Hari Bhayangkara bukan hanya milik institusi Polri, tetapi juga milik seluruh elemen masyarakat. Keamanan dan ketertiban adalah tanggung jawab bersama. Melalui momentum ini, kami ingin terus memperkuat komitmen dalam melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” demikian sambutan Kapolda yang dibacakan Wakapolda.

Dikemukakanya, bahwa rasa aman merupakan hak seluruh warga negara. Di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk, tantangan seperti intoleransi, konflik sosial, serta gangguan kamtibmas harus dihadapi dengan semangat persatuan, kebersamaan dan gotong royong.

Suasana khidmat semakin terasa saat doa dipanjatkan secara bergantian oleh tokoh dari enam agama. Momen tersebut menjadi simbol nyata bahwa perbedaan bukan penghalang untuk bersatu, melainkan kekuatan besar dalam membangun harmoni.

Doa bersama lintas agama ini menjadi cerminan kokohnya nilai toleransi dan kerukunan yang terus terjaga di Jawa Tengah, sekaligus memperkuat harapan akan terciptanya masyarakat yang aman, damai dan sejahtera.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *