Pemkab Pemalang Genjot Sektor Wisata, Kolaborasi dan Amenitas Jadi Kunci

  • Bagikan
Oplus_131072
banner 468x60

PEMALANG, Liputan24times,co.id– Pemerintah Kabupaten Pemalang terus berupaya menggenjot sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak utama perekonomian daerah. Langkah ini berfokus pada penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), penggalian potensi lokal, serta peningkatan sinergi antar pemangku kepentingan.

​Komitmen tersebut ditegaskan oleh Plt. Bupati Pemalang, Nurkholes, saat membuka kegiatan Capacity Building for Tourism Awareness bertajuk “Sumber Daya Tangguh, Pariwisata Tumbuh” di Pendopo Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Pemalang, Jumat (11/9/2026).

​Nurkholes menilai kekayaan alam, seni, dan budaya di Pemalang sangat potensial untuk dikembangkan. Bahkan, ia membandingkan keberagaman bentang alam Pemalang yang berkisar dari wilayah pesisir hingga pegunungan memiliki kemiripan dengan Bali.

​”Pemalang punya pantai, gunung, hingga sungai besar yang indah. Potensi seni dan budayanya pun luar biasa,” ujar Nurkholes. Dorongan untuk mengoptimalkan potensi tersebut juga diakui menjadi motivasi utamanya saat memutuskan pensiun dini dari status ASN pada 2022 lalu untuk masuk ke dunia politik.

​Guna merealisasikan target tersebut, Pemkab Pemalang merencanakan sebuah agenda berbasis seni, budaya, dan alam yang dijadwalkan menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Jadi Kabupaten Pemalang.

​Pada kesempatan yang sama, Asisten Deputi Pengembangan Amenitas dan Aksesibilitas Pariwisata Kemenpar RI, Dwi Marten Yono, menekankan pentingnya memanfaatkan aksesibilitas Pemalang yang sudah ditunjang oleh jalur tol. Menurutnya, kemudahan akses tersebut perlu diimbangi dengan daya tarik khas agar pengendara bersedia singgah dan berbelanja.

​”Perlu dibuat magnet-magnet baru supaya orang tertarik keluar dari exit tol Pemalang, setidaknya untuk berwisata kuliner menikmati nasi grombyang,” jelas Dwi.

​Selain atraksi, Dwi menggarisbawahi krusialnya pengembangan amenitas—seperti penginapan dan restoran. Ketersediaan akomodasi yang memadai dinilai menjadi syarat mutlak seiring meningkatnya frekuensi event dan kunjungan wisatawan.

​Ia juga membagikan pengalaman sukses Kabupaten Banyuwangi yang membangun ekosistem pariwisatanya secara bertahap melalui konsistensi event dan penguatan fasilitas pendukung. Untuk mencapai hal tersebut di Pemalang, diperlukan komitmen kepala daerah serta kerja sama tim dari seluruh jajaran birokrasi dan masyarakat.

​”Kreativitas saja tidak cukup, tingkatannya harus naik menjadi ‘kere aktif’ kreatif dan aktif membangun sinergi,” pungkasnya.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *