PEMALANG – Pemerintah Kabupaten Pemalang bersama jajaran Forkopimda bergerak cepat memastikan kondusivitas wilayah menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H. Sebagai langkah nyata pemberantasan penyakit masyarakat (pekat), Bupati Pemalang Anom Widiyantoro memimpin langsung pemusnahan ribuan botol minuman keras (miras) dan knalpot tidak standar di halaman Mapolres Pemalang, Kamis (12/3/2026).
Pemusnahan barang bukti ini merupakan hasil operasi cipta kondisi yang dilakukan kepolisian guna menyambut Operasi Ketupat 2026. Langkah ini diambil untuk menjamin rasa aman dan nyaman bagi masyarakat serta para pemudik yang akan melintasi wilayah Kabupaten Pemalang.
Ribuan Barang Bukti Dimusnahkan
Kapolres Pemalang, AKBP Rendy Setia Permana, mengungkapkan bahwa barang bukti yang dihancurkan kali ini mencakup 1.980 botol miras berbagai merek serta 75 unit knalpot brong yang kerap memicu kebisingan dan keresahan warga.
”Selain miras dan knalpot, kami juga terus melakukan penindakan terhadap judi online, judi konvensional, hingga penyalahgunaan narkoba yang saat ini masih dalam tahap penyelidikan intensif,” tegas AKBP Rendy.
Bupati Anom Widiyantoro memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran kepolisian atas ketegasan dalam menyisir potensi gangguan kamtibmas.”Terima kasih kepada Pak Kapolres dan seluruh jajaran. Hari ini kita musnahkan lebih dari seribu barang bukti. Ini adalah komitmen kita bersama agar masyarakat bisa menyambut Idulfitri dengan suasana yang aman, damai, dan kondusif,” ujar Bupati Anom.
Kesiapan Infrastruktur Mudik: UPJI Kejar Target
Tak hanya soal keamanan, Pemerintah Kabupaten Pemalang juga memberikan perhatian serius pada kenyamanan akses jalan. Bupati menjelaskan bahwa tim Unit Pemeliharaan Jalan dan Irigasi (UPJI) saat ini tengah bekerja ekstra di lapangan.
”Teman-teman UPJI bersama Dinas Pekerjaan Umum masih bekerja keras melakukan penambalan jalan berlubang dan pengaspalan di beberapa titik strategis. Kami ingin memastikan jalur mudik dalam kondisi mantap,” tambahnya.
Strategi Pengamanan Jalur Mudik
Menghadapi arus mudik 2026, Polres Pemalang telah memetakan tiga jalur utama sebagai fokus pengamanan, yakni Jalur Pantura, Jalur Tol (termasuk rest area), serta Jalur Selatan yang menghubungkan Pemalang menuju Purbalingga, Banyumas, hingga Cilacap. Untuk mendukung kelancaran tersebut, sejumlah pos telah disiapkan:
- 1 Pos Terpadu: Berlokasi di Pos Polisi Gandulan.
- 4 Pos Pelayanan: Tersebar di Rest Area KM 319B, Terminal Pemalang, Stasiun Pemalang, dan Randudongkal.
- 1 Pos Pengamanan: Berlokasi di kawasan Alun-alun Pemalang.
Acara pemusnahan ini turut dihadiri oleh Ketua TP PKK Pemalang, jajaran Kepala OPD, serta perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pemalang sebagai bentuk dukungan lintas sektor terhadap ketertiban umum.



















