PEMALANG liputan24times– Menjelang puncak arus mudik Lebaran 1447 H/2026 M, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pemalang melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah titik krusial. Dipimpin langsung oleh Bupati Pemalang Anom Widiyatmo dan Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf Muhammad Arif, rombongan menyisir pos-pos pengamanan sejak Rabu (18/03/2026) malam hingga dini hari.
Kegiatan monitoring yang dimulai pukul 20.45 WIB ini bertujuan untuk memastikan kesiapan personel dan fasilitas pendukung guna menjamin kenyamanan para pemudik yang melintasi wilayah “Kota Ikhlas” tersebut.
Sinergi Lintas Sektoral di Jalur Pantura
Rombongan yang terdiri dari Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia, Dan Sat Radar 403/Tegal Letkol Lek Indra Febrian, serta unsur TNI AL dan tokoh agama, mengawali pantauan dari Pendopo Kabupaten. Titik pertama yang disambangi adalah Pos Pengamanan Alun-alun Pemalang, yang menjadi pusat keramaian warga.
Perjalanan dilanjutkan menuju jalur utama Pantura, tepatnya di Pos PAM PCNU Pagaran dan Pos PAM Blandong Comal, hingga berakhir di Pos Terpadu Gandulan, Kecamatan Taman, yang merupakan pintu keluar masuk kendaraan dari arah tol.
Dandim 0711/Pemalang, Letkol Inf Muhammad Arif, menegaskan bahwa kehadiran TNI di lapangan adalah untuk memperkuat sinergi lintas sektoral.”Kami turun langsung untuk memastikan seluruh pos berfungsi optimal. Ini komitmen kami agar pemudik merasa aman, nyaman, dan lancar saat melintas di Pemalang,” tegasnya di sela-sela pengecekan.

Fokus pada Pelayanan Kemanusiaan
Bupati Pemalang, Anom Widiyatmo, menambahkan bahwa pemantauan ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah konkret mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan kemacetan. Ia ingin memastikan bahwa pemerintah hadir di tengah masyarakat.
“Monitoring ini menjadi langkah nyata kami. Kami ingin masyarakat bisa mudik dengan tenang dan selamat sampai tujuan,” ujar Bupati Anom.
Senada dengan hal tersebut, Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia menyebut operasi ini sebagai “Operasi Kemanusiaan”. Menurutnya, kolaborasi antara TNI, Polri, dan instansi terkait adalah kunci stabilitas keamanan wilayah selama masa lebaran.
Kondisi Lapangan Terpantau Kondusif
Berdasarkan hasil pemantauan hingga pukul 24.10 WIB, secara umum seluruh pos pengamanan dinyatakan siap beroperasi 24 jam. Sarana prasarana pendukung, termasuk layanan kesehatan bagi pemudik yang kelelahan, telah tersedia dengan baik.
Kehadiran para pimpinan daerah di tengah malam tersebut juga menjadi suntikan motivasi bagi para petugas gabungan yang berjaga di lapangan. Dengan kesiapan ini, diharapkan arus mudik dan balik Lebaran 1447 H di wilayah Kabupaten Pemalang dapat berjalan tertib, lancar, dan nihil kecelakaan menonjol.




















