PEMALANG, Liputan24times, co.id— Pemerintah Kabupaten Pemalang terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pelayanan kesehatan dasar yang prima bagi masyarakat. Plt Bupati Pemalang, Nurkholes, secara tegas mendorong peningkatan mutu layanan di puskesmas dan posyandu melalui penguatan kapasitas tim pembina.
Hal tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas Tim Pembina Puskesmas dalam Upaya Peningkatan Mutu dan Persiapan Akreditasi Puskesmas yang digelar di Ruang Lingga, Hotel Regina, Rabu (21/10/2026).
Usai membuka acara, Nurkholes menekankan bahwa fasilitas kesehatan tingkat pertama harus menjadi garda terdepan yang humanis. Ia berpesan kepada seluruh tenaga kesehatan agar senantiasa mengedepankan keramahan dalam melayani masyarakat.”Berikan pelayanan yang ramah, kedepankan senyum, serta ciptakan suasana yang membuat masyarakat merasa nyaman dan tidak takut saat mengakses layanan kesehatan,” ujar Nurkholes.
Selain aspek pelayanan langsung, Plt Bupati juga menyoroti pentingnya penguatan upaya promotif atau promosi kesehatan. Ia meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang untuk lebih aktif menggalakkan edukasi kesehatan yang berkelanjutan kepada publik. Dengan pemahaman yang baik sejak dini, masyarakat diharapkan lebih peduli terhadap pencegahan penyakit ketimbang sekadar mengobatinya.
Melalui pelatihan intensif ini, Nurkholes berharap kompetensi tim pembina puskesmas kian matang. Dengan demikian, mereka dapat menjalankan fungsi edukasi, pembinaan, serta pendampingan secara maksimal untuk mewujudkan fasilitas kesehatan yang berkualitas tinggi dan siap menghadapi akreditasi.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang, Wiji Mulyati, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang khusus untuk membekali tim pembina agar memiliki kompetensi yang komprehensif dalam melakukan pendampingan di lapangan.
Fokus pembinaan mencakup berbagai aspek krusial, mulai dari penerapan manajemen puskesmas yang efektif, integrasi layanan primer, peningkatan mutu dan keselamatan pasien, hingga pemenuhan standar dalam persiapan akreditasi puskesmas.
”Pelatihan ini berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 21 hingga 23 Oktober 2026,” jelas Wiji.
Adapun peserta kegiatan ini berjumlah 25 orang yang tergabung dalam Tim Pembina Puskesmas Kabupaten Pemalang. Unsur peserta terdiri atas Sekretaris Dinas Kesehatan, para kepala bidang, serta perwakilan tim kerja dari masing-masing bidang di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang.
Untuk memastikan materi yang diserap berkualitas tinggi, panitia mendatangkan narasumber berkompeten dari pusat di Jakarta, yakni dr. Cahyono, serta fasilitator manajemen puskesmas dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Nasir.
Melalui sinergi antara peningkatan kapasitas pembina dan kesiapan fasilitas kesehatan di tingkat bawah, Pemkab Pemalang optimis standar mutu pelayanan kesehatan serta kesiapan akreditasi puskesmas di wilayahnya dapat terus meningkat dari waktu ke waktu.

















