Generasi Muda Pilihan Pemalang Siap Bawa Sang Saka Berkibar di HUT ke-81 RI

  • Bagikan
Oplus_131072
banner 468x60

PEMALANG Liputan24times– Perjuangan panjang 75 pemuda-pemudi terbaik Kabupaten Pemalang akhirnya mencapai puncaknya. Mengarungi seleksi ketat dan latihan fisik yang menguras tenaga, mereka resmi dilantik sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Pemalang Tahun 2026. Processi pengukuhan yang sarat haru dan khidmat ini dipimpin langsung oleh Plt. Bupati Pemalang, Nurkholes, di Pendopo Kabupaten Pemalang, Sabtu (15/8/2026).

​Momen tersebut menjadi penanda resmi diserahkannya amanah besar dari masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Pemalang kepada para anggota Paskibraka. Tugas mulia mengibarkan Sang Merah Putih pada Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026), kini berada di pundak mereka.

​Dalam amanatnya, Nurkholes memberikan apresiasi mendalam atas ketangguhan seluruh anggota yang berhasil menundukkan berbagai rintangan selama masa pemusatan latihan.​“Kalian adalah anak-anak muda pilihan yang telah melalui proses yang tidak mudah. Ada seleksi, latihan, kedisiplinan, rasa lelah, bahkan mungkin ada saat-saat ketika muncul keinginan untuk menyerah. Namun, kalian mampu bertahan hingga hari ini,” ungkap Nurkholes di hadapan para peserta upacara.

​Nurkholes menekankan bahwa peran Paskibraka melampaui sekadar presisi baris-berbaris atau kelancaran prosesi penarikan bendera. Lebih jauh, ruang ini menjadi kawah candradimuka dalam menempa jiwa kepemimpinan, soliditas, dan rasa cinta tanah air.

​Persatuan menjadi pesan kunci yang digarisbawahi dalam upacara tersebut. Mengingat para anggota berasal dari pelbagai latar belakang sekolah dan keluarga yang beragam, ego individu harus dilebur demi satu tujuan bersama.

​“Di dalam tim ini tidak ada yang paling hebat dan tidak ada yang berjalan sendiri. Semuanya harus bergerak bersama. Kita boleh berbeda sekolah, berbeda latar belakang keluarga, berbeda karakter dan kemampuan. Namun, kita berdiri di bawah satu bendera, Merah Putih,” tegasnya.

​Ia juga berharap penanaman nilai karakter ini tak pudar seiring selesainya prosesi penurunan bendera pada sore 17 Agustus. Karakter disiplin, santun, dan bertanggung jawab diharapkan terus melekat sebagai identitas pemuda Pemalang yang berprestasi di masa depan.

​Ucapan terima kasih turut dialamatkan kepada para pelatih, pembina, serta para orang tua yang tiada henti memberikan dorongan moral. Isak tangis haru dan raut bangga memancar dari deretan orang tua wali yang hadir menyaksikan putra-putri mereka dikukuhkan.

​Turut hadir menyaksikan momen bersejarah ini di antaranya Ketua DPRD Kabupaten Pemalang, jajaran Forkopimda, Wakil Ketua TP PKK, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Pemalang.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *