PEMALANG – Pemerintah Kabupaten Pemalang secara resmi menutup agenda Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pemalang Tahun 2026. Penutupan ini ditandai dengan acara Laporan Pertanggungjawaban dan Serah Terima yang berlangsung khidmat di Pendopo Kabupaten Pemalang, Selasa (7/7/2026).
Bulan Dana PMI tahun ini mencatatkan capaian gemilang dengan berhasil melampaui target yang telah ditetapkan. Dari target awal sebesar Rp1,6 miliar, dana yang berhasil dihimpun secara riil mencapai Rp1.793.962.903,00 atau setara dengan 112 persen.
Acara penutupan dipimpin langsung oleh Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, dan dihadiri oleh unsur Forkopimda, Ketua PMI Kabupaten Pemalang, serta jajaran kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Pemalang.
Rincian Perolehan Dana
Ketua Panitia Bulan Dana PMI Kabupaten Pemalang, Khaeron, menjelaskan bahwa penggalangan dana kemanusiaan ini berjalan selama tiga bulan penuh, terhitung sejak 1 April hingga 30 Juni 2026.”Berdasarkan laporan pertanggungjawaban, penerimaan bersih Bulan Dana PMI Tahun 2026 mencapai Rp1,79 miliar setelah dikurangi biaya operasional penyelenggaraan,” urai Khaeron.
Dari total dana bersih tersebut, sesuai ketentuan, sebesar Rp179.396.290,00 (10 persen) disetorkan kepada PMI Provinsi Jawa Tengah. Dengan demikian, dana bersih yang diterima dan akan dikelola oleh PMI Kabupaten Pemalang adalah sebesar Rp1.614.566.613,00.
Apresiasi Bupati: Wujud Nyata Gotong Royong
Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, menyampaikan apresiasi mendalam dan rasa terima kasihnya kepada seluruh panitia, Dewan Kehormatan PMI, relawan, camat, kepala UPTD, unsur TNI dan Polri, serta seluruh lapisan masyarakat yang telah berkontribusi.
Menurut Anom, keberhasilan menembus target ini adalah bukti nyata dari kuatnya semangat gotong royong dan kepedulian sosial warga Pemalang. Ia menekankan bahwa PMI adalah wadah kemanusiaan yang inklusif, di mana setiap orang bisa mengambil peran untuk membantu sesama.
”Kalau tidak memiliki dana, kita masih bisa mendonorkan darah. Kalau belum bisa donor darah, masih bisa menyumbangkan tenaga, aset, maupun semangat kebersamaan. Semua itu merupakan bentuk kepedulian yang sangat berarti bagi sesama,” ujar Bupati Anom dalam sambutannya.
Peran Strategis PMI dan Harapan ke Depan
Selain aktif dalam penanganan bencana daerah maupun nasional, Bupati juga menyoroti peran strategis PMI dalam membina generasi muda. Melalui edukasi sejak dini, PMI diharapkan mampu mencetak generasi yang sehat, peduli sesama, dan membentengi mereka dari pengaruh negatif seperti penyalahgunaan narkoba.
Ke depan, Anom meminta PMI untuk tidak cepat puas dan terus memperkuat kolaborasi multi-sektor. Sinergi dengan pemerintah daerah, dunia usaha melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), hingga komunitas di tingkat kecamatan dan desa harus terus ditingkatkan.
”Saya berharap Bulan Dana PMI pada tahun-tahun mendatang dapat kembali melampaui target. Dengan begitu, program PMI di bidang sosial, kemanusiaan, dan kesehatan dapat terus berkembang serta memberikan pelayanan yang optimal bagi masyarakat Kabupaten Pemalang,” pungkasnya.






















