Liputan24times — Banjir di Kabupaten Bekasi kembali merendam permukiman warga. Kali ini, puluhan rumah di Kampung Kedunglotong, Desa Bantarjaya, Kecamatan Pebayuran, masih terendam banjir akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut.
Banjir di Kampung Kedunglotong Pebayuran terjadi sejak Senin (26/1/2026) dan hingga siang hari air belum menunjukkan tanda-tanda surut.
Genangan air merendam rumah-rumah warga di RT 01/07 dan RT 01/08 Dusun 2, dengan ketinggian air mencapai hampir selutut orang dewasa.
Warga setempat menyebutkan, banjir dipicu oleh tingginya curah hujan yang berlangsung cukup lama serta saluran air yang tidak berfungsi optimal.
Akibatnya, air meluap dan menggenangi kawasan permukiman yang berada di dataran rendah dikutip dari Instagram Gue Cikarang Kamis, (29/1/2026).
Kondisi banjir di Desa Bantarjaya ini membuat air masuk ke dalam sejumlah rumah warga, terutama bangunan dengan lantai yang lebih rendah.
Aktivitas masyarakat pun terganggu karena beberapa ruas jalan lingkungan tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Selain merendam rumah, banjir juga menyebabkan akses warga terhambat untuk beraktivitas, termasuk menuju tempat kerja dan sekolah.
Warga terpaksa bertahan di dalam rumah sambil menunggu air surut, sembari menyelamatkan barang-barang penting ke tempat yang lebih tinggi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan evakuasi warga, namun masyarakat berharap adanya perhatian dan penanganan dari pihak terkait, terutama untuk memperbaiki sistem drainase agar banjir di Pebayuran tidak terus berulang setiap musim hujan.
Banjir yang kembali melanda Kampung Kedunglotong Bantarjaya menjadi pengingat pentingnya pembenahan infrastruktur saluran air serta mitigasi banjir di wilayah rawan genangan di Kabupaten Bekasi.




















