banner 728x250

Bos BI Tegaskan Pergantian Deputi Gubernur Tak Ubah Arah Suku Bunga

  • Bagikan
banner 468x60

Liputan24times — Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memastikan kekosongan satu kursi Deputi Gubernur BI tidak akan memengaruhi stabilitas kebijakan moneter, termasuk arah penetapan suku bunga acuan.

Pernyataan tersebut disampaikan Perry menanggapi mundurnya Deputi Gubernur BI Juda Agung pada 13 Januari 2025.

Example 300x600

Meski hingga kini proses pengisian jabatan masih berlangsung di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Perry menegaskan roda kebijakan BI tetap berjalan normal.

Menurutnya, sebagai bank sentral, BI memiliki sistem dan mekanisme kerja yang kuat serta diatur secara jelas dalam Undang-Undang Bank Indonesia, sehingga tidak bergantung pada satu individu.

“Proses pengisian deputi gubernur tidak memengaruhi pelaksanaan tugas Bank Indonesia sebagai bank sentral. Seluruh kebijakan tetap dijalankan sesuai ketentuan undang-undang,” ujar Perry dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI, dikutip dari kanal YouTube resmi BI, Rabu (21/1/2026).

Perry menjelaskan, setiap kebijakan moneter di BI diputuskan melalui mekanisme kolektif kolegial.

Artinya, keputusan strategis termasuk suku bunga acuan dihasilkan melalui pembahasan bersama, bukan ditentukan oleh satu pejabat semata.

Ia menambahkan, proses perumusan kebijakan juga melibatkan komite serta tahapan internal yang berlapis, dengan tata kelola yang profesional dan terstruktur.

“Meski satu kursi deputi gubernur masih kosong, mekanisme pengambilan keputusan kebijakan moneter tetap berjalan seperti biasa. Semua keputusan dilakukan secara kolektif dan terukur,” tegas Perry.

Dengan sistem tersebut, BI diyakini tetap mampu menjaga konsistensi kebijakan dalam mengendalikan inflasi, menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Tak hanya itu, Perry juga menekankan pentingnya koordinasi yang terus diperkuat antara BI dan pemerintah. Sinergi ini dinilai krusial untuk menghadapi tekanan ekonomi global sekaligus menjaga stabilitas ekonomi domestik.

“Kami terus bersinergi dengan pemerintah untuk menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” imbuhnya.

Tiga Kandidat Calon Deputi Gubernur BI

Saat ini, terdapat tiga nama calon Deputi Gubernur BI yang tengah menjalani proses uji kelayakan dan kepatutan di Komisi XI DPR RI, yaitu:

Thomas Djiwandono, yang saat ini menjabat Wakil Menteri Keuangan

Solikin M. Juhro, pejabat karier Bank Indonesia

Dicky Kartikoyono, pejabat karier Bank Indonesia

Proses seleksi tersebut diharapkan dapat segera rampung agar struktur kepemimpinan Bank Indonesia kembali lengkap dan solid.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *