PEMALANG Liputan24times– Komitmen Pemerintah Kabupaten Pemalang di bawah kepemimpinan Bupati Anom Widiyantoro untuk memprioritaskan perbaikan infrastruktur mulai membuahkan hasil nyata. Dalam beberapa waktu terakhir, fokus pembangunan terlihat jelas pada pembenahan akses jalan yang rusak berat dan pengelolaan sistem drainase yang lebih baik.
Fokus Utama pada Pembenahan Jalan
Bupati Anom Widiyantoro bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU TR) Joko Tri Asmoro secara intensif meninjau progres proyek di lapangan. Hal ini menunjukkan keseriusan dalam memastikan pembangunan berjalan sesuai target dan kualitas.
Beberapa poin utama kinerja di sektor jalan:
Peninjauan Rutin: Bupati secara langsung meninjau sejumlah ruas jalan provinsi dan kabupaten, termasuk ruas jalan DI. Panjaitan, jalan raya Pasar Bantarbolang, ruas jalan raya Randudongkal-Moga, Rabat beton Desa Kalitirong, pelebaran jalan dan jembatan Pulosari-Karangsari, Rabat Beton Penakir -Nyalembeng serta Drainase Cibubur Kreyo.
Prioritas APBD 2025: Perubahan APBD tahun 2025 diarahkan untuk menanggulangi kerusakan berat pada jaringan jalan, sejalan dengan janji Bupati untuk menuntaskan pembangunan jalan dalam satu periode kepemimpinannya.
Akses Masyarakat: Peninjauan dan percepatan proyek ini bertujuan utama untuk mengembalikan kelancaran akses masyarakat, yang merupakan urat nadi perekonomian daerah.

Upaya Perbaikan dan Pengelolaan Drainase
Selain fokus pada jalan, isu drainase dan penanganan lingkungan juga menjadi perhatian serius. Meskipun informasi mendetail tentang proyek drainase terpisah belum tersedia secara luas, upaya pembersihan dan penataan lingkungan menjadi indikasi penting dalam pencegahan masalah banjir dan kebersihan kota.
“Kami tidak hanya memperbaiki yang di atas (jalan), tetapi juga yang di bawah (drainase). Infrastruktur yang baik adalah fondasi kenyamanan dan kesehatan masyarakat,” ujar Bupati Anom di sela-sela peninjauan.
Aksi nyata yang tercatat adalah keterlibatan Bupati bersama warga dalam kerja bakti membersihkan lingkungan Pasar Bantarbolang. Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah konkret untuk memastikan saluran air dan lingkungan sekitar pasar bersih, yang secara langsung berkaitan dengan fungsi drainase dan kenyamanan publik.
Kinerja yang terlihat dari peninjauan langsung dan pengalokasian anggaran menunjukkan bahwa Bupati Anom Widiyantoro berupaya mewujudkan infrastruktur yang merata dan berkelanjutan. Targetnya adalah memastikan setiap ruas jalan dapat diakses dengan baik dan sistem tata kelola air, termasuk drainase, berfungsi optimal untuk mengurangi risiko bencana dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Pemalang.



















