Liputan24times — Chelsea belum sepenuhnya menemukan konsistensi di Liga Inggris musim ini. Meski begitu, manajer Enzo Maresca menegaskan ambisi timnya tetap jelas: menembus empat besar dan lolos ke Liga Champions musim depan.
The Blues sempat menunjukkan grafik positif pada November dengan tiga kemenangan beruntun. Namun performa tersebut tak berlanjut. Dalam enam laga Premier League berikutnya, Chelsea hanya meraih satu kemenangan dan menelan dua kekalahan.
Hasil itu membuat klub asal London Barat tersebut kini turun ke peringkat lima klasemen sementara. Chelsea mengoleksi 29 poin dari 18 pertandingan, tertinggal tiga angka dari Liverpool di posisi keempat dan terpaut cukup jauh, 10 poin, dari Aston Villa yang berada di urutan ketiga.
Situasi Chelsea juga belum sepenuhnya aman. Jarak poin dengan para pesaing di bawahnya terbilang tipis. Manchester United yang menempati posisi keenam memiliki poin sama, hanya kalah selisih gol. Sunderland di peringkat ketujuh terpaut dua poin, sementara Brentford, Crystal Palace, dan Fulham menguntit dengan selisih tiga angka.
Kekalahan 1-2 dari Aston Villa pada akhir pekan lalu masih membekas di benak Maresca. Ia menilai skor tersebut tidak sepenuhnya mencerminkan jalannya pertandingan, terutama jika melihat selisih poin kedua tim di klasemen.
Kini, laga kandang melawan Bournemouth menjadi krusial. Chelsea wajib mengamankan tiga poin demi menjaga peluang tetap berada di jalur papan atas sekaligus menjauh dari tekanan tim-tim di bawah.
“Ya, itu target kami sekarang,” ujar Maresca. “Menurut saya, pertandingan melawan Villa tidak mencerminkan perbedaan 10 poin di antara kami.”
Ia menambahkan, Chelsea harus kembali percaya diri dan fokus untuk memangkas jarak dengan tim-tim yang berada di atas mereka di klasemen.



















